Announcement

Stay updated with our latest news, events, and important information.

Menjalin Iman dan Budaya: Delegasi Korea Youth Summit 2025 Kunjungi Masjid Raya Seoul
Announcement
July 10, 2025

Menjalin Iman dan Budaya: Delegasi Korea Youth Summit 2025 Kunjungi Masjid Raya Seoul

Seoul, Korea Selatan – Di tengah padatnya rangkaian kegiatan Korea Youth Summit 2025, terselip satu momen yang sangat berarti—kunjungan ke Masjid Raya Seoul (Seoul Central Mosque) yang terletak di kawasan Itaewon, Yongsan-gu. Kunjungan ini memberikan kesempatan bagi para peserta Muslim untuk menunaikan ibadah, sekaligus mengenal kehidupan komunitas Muslim di Korea Selatan secara langsung.

Masjid ini merupakan masjid terbesar dan tertua di Korea Selatan, dibangun pada tahun 1974 dan resmi dibuka pada tahun 1976. Menara masjid yang ikonik bertuliskan kaligrafi Arab “Allahu Akbar” menjadi penanda spiritualitas di tengah hiruk-pikuk kota modern Seoul.

Persinggahan Spiritual di Tengah Dialog Global

Salah satu pendamping peserta, Bapak Yoga Ahmad Thohir, yang turut mendampingi delegasi dari MAN 2 Kota Malang (Indonesia), menyampaikan rasa syukurnya atas momen ini:

“Salah satu hal terbaik yang paling kami syukuri selama tur kota Seoul bersama delegasi Korea Youth Summit 2025 adalah ketika semua peserta Muslim diberikan waktu khusus untuk mengunjungi dan menunaikan salat di Masjid Raya Seoul, atau yang juga dikenal sebagai Masjid Itaewon.”

Ia menambahkan:

“Korea Selatan bukan hanya tentang K-Pop, K-Drama, street food Myeongdong, atau Pulau Jeju—tetapi juga memiliki permata tersembunyi seperti Masjid Raya Seoul dan komunitas Muslimnya. Saya sangat bersyukur bisa membawa para delegasi untuk merasakan sisi lain dari Korea Selatan yang modern.”

Lebih dari Sekadar Tempat Ibadah

Masjid Raya Seoul tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat komunitas Muslim di Seoul, yang terbuka untuk pengunjung Muslim maupun non-Muslim. Di dalam kompleks ini juga terdapat Prince Sultan Islamic School serta pusat makanan halal yang menjadi rujukan penting bagi masyarakat lokal maupun wisatawan.

Kunjungan ini memperkaya wawasan peserta summit akan keberagaman agama dan menjadi ruang untuk menunaikan ibadah sekaligus mengenal harmoni lintas budaya di negeri minoritas Muslim.

Simbol Inklusivitas dan Toleransi

Korea Youth Summit 2025 menjunjung tinggi nilai-nilai keberagaman dan kolaborasi lintas budaya. Fasilitas yang diberikan kepada peserta Muslim untuk tetap menjalankan ibadah di tengah padatnya jadwal merupakan bentuk nyata dari komitmen summit terhadap program yang inklusif dan menghormati semua keyakinan.

“Terima kasih kepada panitia Korea Youth Summit 2025 yang telah memungkinkan kunjungan ini terjadi,” tutup Bapak Yoga.

Dari iman hingga dialog, dari doa hingga aksi—Korea Youth Summit 2025 membangun jembatan budaya dan menciptakan ruang bagi semua suara untuk didengar.



masjidrayaseoul koreayouthsummit2025 youthbreaktheboundaries